Dasar Blog
Kebahagiaan setiap orang hanyalah satu, yaitu Allah yang Maha Esa. Maka blog ini diadakan untuk membantu umat manusia termasuk diriku sendiri untuk mencapai kebahagiaan tersebut. Sesungguhnya sejak diciptakan, setiap manusia sudah menapaki suatu perjalanan mencapai Yang Maha Esa. Namun, ada halangan dan rintangan, ada kejatuhan dan kegagalan, sehingga manusia membutuhkan suatu penunjuk jalan. Penunjuk jalan ini dapat berupa berbagai macam, tapi karena kita manusia terbatas, maka penunjuk jalan yang kita temukan juga tidak sempurna. Masalahnya hanya penunjuk jalan yang sempurna yang dapat mengarahkan kita kepada Allah. Oleh sebab itu, atas petunjuk Allah, aku mengadakan blog ini untuk bersama-sama mencari penunjuk sempurna itu, supaya kita semua dapat sampai kepada Allah dengan selamat.
Namun ada tujuan yang lebih praktis dari diadakannya blog ini. Pertama, aku ingin menghemat penyimpanan di laptopku dengan mengubah tempat penyimpanan tulisanku dari laptop menjadi internet. Jadi, laptopku dapat digunakan untuk menyimpan hal-hal lain yang sama pentingnya jika tidak lebih penting. Kedua, aku ingin mempersiapkan bukuku dengan menulis dulu bagian-bagiannya, lalu baru menyatukan semua bagian itu menjadi suatu buku yang layak dibaca dan layak dipublikasikan. Sebab ya, setelah memandang situasi dan kondisi yang menyertaiku, aku menilai bahwa aku memiliki cukup waktu dan kemampuan untuk menghasilkan suatu buku dalam satu tahun ini.
Mengenai buku yang aku akan tulis, aku akan menulis buku itu dengan bentuk seperti pedoman perjalanan. Karena filsafat sungguh adalah suatu perjalanan batin yang panjang tapi akhirnya adalah Allah sendiri. Jadi dari blog ini pun aku akan menulis dengan gaya bahasa yang sama, yaitu memandu kita semua untuk berjalan bersama menuju Allah. Sebenarnya aku sendiri sudah mencapai Allah pada dasar yang pertama, maka karena itu aku akan membantu Anda untuk mencapai Allah dari titik yang pertama, dan dari situ kita akan berjalan bersama kepada Allah di titik yang terakhir.
Berdasarkan data seseorang yang membaca tulisanku, ada yang melihat suatu kejelasan dari tulisanku. Lalu dari dataku sendiri, aku mengalami sukacita, damai, dan kontemplasi saat merenungkan gagasan-gagasan Ilahi, maka bersiaplah untuk melihat kenyataan yang "ruwet" dengan lebih jelas dan mengalami sukacita, damai, dan kontemplasi dari gagasan Ilahi. Mengapa aku berkata "gagasan Ilahi"? Karena kita semua adalah saluran, kita semua adalah "malaikat" (baca: pengirim pesan). Jadi gagasan besar yang aku sampaikan tidak berasal dari kecerdasanku sendiri, melainkan berasal dari Allah sendiri. Karena itu aku mengatakan pula, bahwa blog ini adalah hasil kerjasama antara aku dan Allah di dalam Roh Kudus.
Pada akhirnya, aku hendak menyampaikan suatu hal tentang masalah sumber persumberan. Setiap perkataan dan pemikiran pastilah ada sumbernya. Sumber dari pemikiran saya adalah lingkungan saya yang terdiri dari berbagai pengaruh yang tidak dapat saya ingat atau sebutkan satu per satu, pengolahan saya sendiri, dan yang paling utama adalah Allah. Karena itu saya pasti akan sangat jarang mencantumkan yang namanya sitasi atau referensi atau daftar pustaka. Buku yang paling sering saya kutip dalam pengalaman saya adalah Alkitab. Jadi jangan kaget kalau kesannya pemikiran saya semuanya terkesan "asli", karena ya memang asli, asli dari Allah dan diri saya. Catatan ini saya buat untuk menjelaskan gaya pemikiran dan gaya menulis saya. Namun agaknya kalau ada suatu ingatan tentang suatu buku, pastilah aku akan mencantumkannya.
Demikian yang dapat aku sampaikan pada tulisan ini.
Comments
Post a Comment