Awal Perjalanan 2

Shalom Aleichem,

kita berjumpa kembali untuk memulai perjalanan kita. Mungkin ada yang bertanya-tanya, "Di mana kita memulai perjalanan ini?" Jawabannya adalah dari tempat kita masing-masing, di mana kita berada di dalam hidup pada saat ini, di situlah kita memulai. Namun kalau kita ingin mengadakan perjalanan itu dengan baik, kita harus mulai dari poin yang umum dan kita ketahui bersama. Ada baiknya kita memahami pula sifat perjalanan ini. Ini tentu bukan perjalanan fisik, misalnya kamu pergi dari Jakarta ke Surabaya, tidak seperti itu. Ini adalah perjalanan batin, di mana kita mengeksplorasi batin kita masing-masing dan berjalan menuju satu arah yang sama, yaitu Allah.

Apa yang kita miliki bersama? Kita adalah manusia, kita memiliki kegiatan. Kegiatan itu entahlah bekerja, bersekolah, atau hal lainnya. Dan di situlah kesamaan kita berakhir, karena bangsa kita belum tentu sama, bisa saja ini dibaca oleh seorang WNA yang dapat memahami bahasa Indonesia. Sebenarnya kalau aku berkata kita manusia, itu juga hanya asumsi, mungkin saja ada makhluk-makhluk astral atau roh lainnya yang mengamati penulisan tulisan ini dan ikut mengadakan perjalanan batin yang sama. Namun hal yang pasti adalah kita semua adalah ciptaan Allah, karena Allah tidak membutuhkan tulisan ini, maka aku menujukannya pada kita yang diciptakan-Nya.

Ada banyak sekali perjalanan batin yang dapat kita lakukan, tapi kali ini aku akan menegaskan pada perjalanan pengetahuan, karena untuk mencapai Allah salah satu yang perlu adalah mengetahui, mengenali, dan memahami Allah. Jadi kita akan belajar mengeksplorasi batin kita untuk mencapai pengetahuan-pengetahuan yang baru. Sekarang, marilah kita mulai dengan menyadari kehidupan kita, menyadari kegiatan kita, menyadari pikiran, dan segala pengalaman kita. Lalu tinggalkanlah semua itu, dan kosongkan dirimu. Karena selama masih ada keyakinan dan kepercayaan, akan sulit melakukan perjalanan batin ini.

Pengosongan batin artinya kita kembali ke titik nol, tapi tidak berarti kita kehilangan kemajuan yang telah kita capai sampai saat ini. Kita hanya secara sementara menghilangkan segala sesuatu supaya pikiran kita bersih dan mampu menerima suatu kenyataan yang baru. Sebab Allah hanya dapat kita terima kalau kita sudah murni dan bersih seutuhnya. Sebab Allah melampaui segala pengetahuan dan gagasan kita tentang Dia. Maka, pada waktunya kamu pun akan melihat bahwa perjalanan ini akan runtuh dengan sendirinya, dan di situlah kamu akan melihat Allah. Namun jangan khawatir, apa yang dikosongkan pada saat ini juga akan kembali padamu pada waktu yang akan datang. Hanya saja, alangkah baiknya kita dapat mengosongkan diri.

Bagaimana kalau kita tidak dapat mengosongkan diri? Sahabatku, tidak masalah. Kamu tetap dapat melaksanakan perjalanan ini, hanya saja akan sedikit lebih sulit dan kemungkinan mengundurkan diri lebih tinggi. Karena saat nanti aku menyampaikan kebenaran-kebenaran baru, dan itu bertentangan dengan keyakinanmu, kamu akan mengalami konflik. Tergantung dirimu, kamu dapat mengatasi konflik ini dengan baik, atau kamu akan "hancur" dan undur dari perjalanan ini karena konflikmu. Maka sahabat, kalau kamu sudah merasa yakin akan kebenaranmu sendiri, menjadi pertanyaan dariku, mengapa kamu ada di sini? Perjalanan ini lebih baik bagi para sahabat yang masih mencari dan ingin dibantu.

Dalam perjalanan kepada Allah, ada banyak alat yang dapat dipakai, dalam hal ini kita akan memakai alat yang bernama "filsafat". Sebenarnya dalam pandangan orang banyak tulisanku lebih cocok dikategorikan sebagai "teologi", tapi sebenarnya itu hanya masalah nama, esensi keduanya tidak lain dan tidak berbeda dari yang lain. Apakah sahabat pernah mendengar istilah filsafat dan teologi? Kalau ya, baik sekali, dan kalau tidak, tidak apa-apa juga. Karena pemahaman apapun yang kamu miliki tentang kedua hal tersebut akan aku ubah dan tambahkan dengan yang baru. Namun untuk sekarang kita cukupkan dulu di sini. Pada tulisan berikutnya kita akan berorientasi diri pada filsafat dan teologi, dan setelah itu kita siap berangkat.

Comments

Popular Posts